968kpfm, Samarinda – Kedeputian Wilayah VIII BPJS Kesehatan menggelar acara “Obrol Santai” bersama media dan perwakilan BPJS Kesehatan pada Rabu (11/9/2024) di Hotel Kindai, Banjarmasin.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, melibatkan peserta dari tiga provinsi: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Acara ini diisi dengan diskusi dan tanya jawab mengenai layanan kesehatan, inovasi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan tersebut.
Peserta diberi ruang untuk menyampaikan masukan dan saran guna memperbaiki sistem yang ada.
Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, Nuim Mubaraq, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan media, sehingga informasi mengenai JKN dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif.
"Peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait program JKN kepada masyarakat," kata Nuim.
Ia juga menyoroti pentingnya kesehatan sebagai bagian dari prioritas nasional, seiring dengan pendidikan dan ekonomi.
"JKN adalah program unggulan pemerintah, namun kami masih menghadapi tantangan, terutama terkait penyebaran informasi kepada masyarakat di wilayah-wilayah luas," ujarnya. Untuk itu, BPJS Kesehatan berharap media dapat membantu memperluas jangkauan informasi.
Nuim juga menjelaskan tentang aplikasi JKN Mobile, yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, seperti pendaftaran dan pengecekan fasilitas kesehatan tanpa harus mengantre di rumah sakit.
Menurutnya, aplikasi ini bisa menjadi solusi mengurangi keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean di fasilitas kesehatan.
Wakil Ketua Komisi Informasi Kalimantan Selatan, Decky, memuji keterbukaan informasi BPJS Kesehatan. "BPJS adalah salah satu lembaga yang transparansinya sangat baik. Hasil audit selalu menunjukkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Toto Fachruddin, berharap BPJS Kesehatan tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih sadar menjaga kesehatan.
"Penting untuk mendorong masyarakat berolahraga, istirahat yang cukup, dan menjaga pola makan agar tidak mudah sakit," imbuhnya.
Penulis: Maul
Benua Etam
Terima Silaturahmi Masyarakat Umum, Gubernur Kaltim Berikan Santunan Kepada 1.000 Penerima13 Sep 2024