968kpfm, Samarinda - Demi menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 di Kota Tepian, Pemkot Samarinda berencana akan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Hal itu disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat ditemui awak media di Polresta Samarinda, Selasa (20/12).
Dijelaskannya, pihaknya akan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser), serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) untuk mengamankan perayaan Natal di gereja-gereja Samarinda.
"Besok (Rabu) akan kami adakan pertemuan dengan semua pihak. Sehingga semua pihak dapat terlibat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2023," ungkap Andi Harun, Selasa (20/12).
Sementara itu, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Imam Sugianto telah mempersiapkan jajarannya untuk melaksanakan Operasi Lilin Mahakam 2022 yang akan berlangsung selama 10 hari, yaitu mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023.
Jenderal bintang dua ini mengatakan, dalam Operasi Lilin Mahakam 2022 nanti jajaran Polda Kaltim hanya menjadi kepolisian daerah dalam rangka operasi imbangan.
"Yang menjadi prioritas dalam Operasi Lilin itu adalah daerah Lampung, Jawa dan Bali," terangnya.
Lebih lanjut, Imam menghimbau kepada masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2023 tidak menggelar kegiatan dengan euforia yang berlebihan. Karena pesan dari pemerintah pusat, daerah tetap harus waspada meski trend kasus Covid-19 saat ini tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Benua Etam
Terima Silaturahmi Masyarakat Umum, Gubernur Kaltim Berikan Santunan Kepada 1.000 Penerima21 Dec 2022